Showing posts with label puisi. Show all posts
Showing posts with label puisi. Show all posts

Sunday, 15 May 2011

kata-kata

Kata paling agung adalah lafaz Allah

Kata paling mendalam adalah jiwa

Kata paling panjang adalah keabadian

Kata paling kuat adalah kebenaran

Kata paling lapang adalah kejujuran

Kata paling lembut adalah cinta

Kata paling mulia adalah cita-cita

Kata paling cepat adalah waktu

Kata paling nyata adalah realitas

Kata paling utama adalah kesetaraan

Kata paling tipis adalah perasaan

Kata paling indah adalah kesetiaan

Kata paling kasar adalah kerasnya hati

Kata paling awet adalah kenangan

Kata paling berharga adalah ibu

Kata paling meriah adalah sukses

Kata paling dekat adalah sekarang

Kata buruk adalah kenistaan

Kata paling manis adalah taubat

Kata paling sulit adalah kesempurnaan

Kata paling sejuk adalah salam

Kata paling akhir adalah kematian

www.sekolahmenuliskearifan.com

Saturday, 31 January 2009

Hari Belajar

Hari ini aku belajar tentang hidup...
Pertama aku belajar tentang Hati...
Hati adalah cermin tempat pahala dan dosa berlabu
Kedua aku belajar tentang kasih sayang seorang ibu...
Ibu yang selalu mengkhawatirkan keadaan anaknya,
Ibu yang selalu sabar dan ikhlas
Ketiga aku juga belajar sabar...
sabar menunggu, sabar menerima
Keempat aku belajar ikhlas...
Ikhlas menerima saat rencana tak dapat terpenuhi
Kelima aku belajar bersyukur
betapa Allah selalu memberi yang terbaik
dibalik sabar dan ikhlas ada kenikmatan yang tak dapat diungkapkan
semua ada buah manisnya saat kita bisa sabar dan ikhlas
Terakhir aku belajar tentang kematian...
dimana dua orang yang ku kenal meninggal
hidup tak panjang, apa yang akan kubawa didalam kubur?
hidup tak panjang, apa yang bisa kuperbuat?
Apakah aku mati dalam keadaan khusnul khatimah atau suul khatimah
aku berdoa aku ingin mati dalam keadaan khusnul ya Rabb...
Hidup begitu singkat
Hidup adalah ujian
semoga aku bisa belajar banyak dari hari ini...
ini sebuah pembelajaran hidup yang tak ternilai dengan angka
ini sebuah pembelajaran hidup yang tak terjamah logika